Skip to main content

Setelah Lebaran

turunlah, kekasih
hati-hati dan pelahan
dari singgasana keraguan
sehingga degup dada laju teredakan
bolehkah kuhamparkan,
doa tertatah di palimanan
setapak demi setapak susurilah

langkahmu
semoga sekuat dahulu

Comments

Popular posts from this blog

Goal, Objective, Target & David Cook

‘Gila’ itu adalah dua hari berturut-turut tidak tidur tanpa melakukan apapun selain men-download video-video lama dan baru David Cook dari Youtube, searching apapun tentangnya dengan berbagai macam kata kunci di Google, mengunggah MP3 lagu-lagunya mulai dari yang gratis maupun yang berbayar, dari ringtone sampai versi utuh, dari versi studio sampai live record. Ditambah menyimpan sejumlah interview TV-nya dengan terlebih dulu menginstall software downloader dan memeriksa timeline twitternya. Masih kurang? Gila itu adalah mengisi kolom-kolom subscribe for DC e-Newsletter di situs resminya dan termellow-mellow sendirian mendengarkan Permanent dari winamp dengan ‘repeating song mode’: ON. Baik. Saya mengakui dengan lapang dada, saya penggemar berat David Cook yang pemenang American Idol Season 7 itu –jika kriteria ‘huge fan’ adalah menghafal sebagian besar lagunya dan ‘every single costume’ yang dikenakannya, mengingat komentar-komentar para juri saat dia melakukan audisi sampai jadi fi...

Sesampai di Meulaboh

hari ini kami pulang ke tempat yang dulu bernama rumah dua lantai dengan jati tua sebagai tiang setarik nafas merata tanah di sepanjang jalan berjajar menara kardus baju bekas buku bekas susu kaleng daging kaleng obat batuk obat pusing obat kulit obat luka, luka apa yang bisa disembuhkan manusia bila amarah masih mengalir bersama darah merembesi kain kasa dan perekatnya memerah kata ayah, Tuhan menunggu kami yang menumpang berkendara lapar dan sedih mengapa kau bilang Dia murka? sedangkan dia memasangkan sendiri pita-pita dan lampu pesta mari kita rayakan kerinduan kepada nestapa bukankah gelak tawa dan canda itu bisa kau belanjakan sewaktu-waktu, di manakah bisa kau tawar tangis dengan harga murah? Dia memberimu cuma-cuma dan kau menyebutnya derita. kami duduk di sejulur patahan kayu yang dulu terletak kursi-kursi tamu mengelilingi meja yang kami susun dari pecahan kaca kata ibu, Tuhan menunggu kami yang tersenyum dengan bibir terkatup menatap dengan k...

22 desember

menjelang kematianku seseorang menangis kayu pasunganku basah melapuk dia kira aku terluka padahal aku sudah lupa cara merasa aku disentuhnya tidak mungkin aku moksa tapi jemarinya seperti angin pun tidak tubuhku melepuh dia inginkan dosaku terhapus seperti jejak terhanyut hujan aku bilang percuma dia merintihkan namaku nama kecilku sudahlah, ampuni aku saja lihat siapa yang menungguku di pintu jangan menangis lagi, Ibu