Skip to main content

Posts

babak satu

selamat datang rasa cemas sebuah pilihan sudah dijatuhkan roh sudah ditiupkan pada janin keingintahuan sebentar lagi sel-sel ternyata akan membelah diri dengan keliaran sempurna perkenankan hamba menggerakkan jari-jari mengunci semua pintu hawa diri memuji-Mu permudahkan ujianku

Jangan pergi, kumohon...

aku jatuh dengan puncak tengkorak menghujam bumi kutemukan lorong panjang ke seberang tidak ada langit belulangku remuk dijilati anjing pasar reinkarnasi saudagar aku menjajakan keringat setetes kecil dengan nampan telapak kaki sungguh melelahkan melompat bertumpu kepala berteriak dengan ibu jari siapa perencana deritaku konstruksi baja pilu menolak bara penghiburan rahangku tirus berpola tamparan apakah harus begitu yang dinamai cobaan aku tak mau angin aku tak mau air aku mau hidup saja lalu mati saja tapi jangan berakhir jangan berhenti menguburku dengan cinta

cintailah aku

kuncup rinduku mekar mendengarmu tertawa semak sesalku sesak melihatmu berair mata akulah warna nila ketika malam merapuhkan stola jingga peredam pucat saat Januari mengasingkan maka pada satu pagi lembut hangat melipat sekujur ragu berharap tak sekedar maya matahariku, engkaukah itu?

kangen bapak

semalam purnama orang-orang berbondong ke pura ikat di kepala dan anteng di bawah dada ada wangi kenanga debur ombak iramanya seperti mesin ketik tua sebentar lagi laut pasang bulan tercelup mug kopi kapan terakhir kita ketemu? berapa sekarang umurmu? anggrek di halaman ada beberapa yang mekar tidak harum –cuma aroma formalin tercium apakah kau masih menerima ucapan selamat ulang tahun? aku punya bunga sekuntum mawar yang terbuat dari langit yang terbelah* kulihat dari sini lewat teleskop seketika aku ternganga tak jadi bertanya di mana surga, apa kau juga di sana kalau kau melihatnya sendiri kau akan tahu aku kadang-kadang sangat ingin ada kau di dekatku ____________ *QS 55 – Ar-Rahman: 37. When the sky is torn apart, so it was (like) a red rose, like oinment.

20 hari lagi Ramadhan

selama ini, Gusti telah sungguh-sungguh(kah) saya berusaha(?) telah khusuk(kah) saya berdoa(?) telah benar(kah) cara saya berikhtiar(?) telah saya pasrahkan(kah) hidup dan mati saya padaMu(?) saya santai-santai santai saja apakah saya bersyukur padaMu? apakah saya datang padaMu? apakah saya minta pertolonganMu? adakah yang lebih sombong dari saya ini, Gusti?

refleks(i)

pada mulanya: "aku ingin kau mencintaiku" pada titik berikutnya: "aku ingin mencintaimu" dapatkah, tinggal aku dan kau saja? mencintaimu dan mencintaiku saja tak ada ingin: tak ada akhir

Cruise by Strauss

Rolling Stone edisi Agustus, cover-nya Tom Cruise dengan rambut sudah di crew-cut. Sepertinya akan laris (belum ada laporan terjual berapa eksemplar, sih), tapi dengan pose dan ekspresi yang ‘lelaki sekali’ itu, gadis-gadis tidak akan terlalu peduli apa isi RS edisi ini. Memandangi covernya saja sudah ‘worth it’. Saya membaca cover story-nya. Neil Strauss yang menulis, berdasarkan interview yang dilakukan saat Cruise sedang latihan untuk persiapan perannya di Mission Impossible:3. Di situ bisa dibaca soal kegiatan Cruise sebagai penganut Scientology, bagaimana dekatnya si Jerry McGuire ini dengan saudara-saudaranya, dan betapa dia berusaha total untuk setiap film yang akan dibintanginya. Yang mungkin agak spesial, Tom Cruise –yang tampaknya sangat tertutup itu, curhat. Jadi, setelah cerita-cerita dan memperlihatkan foto-foto anak-anak (yang diadopsi Cruise saat masih bersama Nicole Kidman), Cruise ditanya begini oleh Neil Strauss: "Since your parents' divorce affected you...